Laboran Pendidikan Fisika UAD Kembali Raih Hibah Karya Inovasi Laboran (KILAB) 2026
Laboran Pendidikan Fisika UAD berhasil meraih pendanaan Program Karya Inovasi Laboran (KILab) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Adalah Yoga Dwi Prabowo, M.Pd., laboran Laboratorium Teknologi Pembelajaran Sains (LTPS), dengan timnya Khoirudin Wisnu Mahendra, laboran Laboratorium Dasar Elektro, Riset, Telekomunikasi, dan Frekuensi Tinggi.
Dalam pengumuman resmi Direktorat Sumber Daya Nomor 1261/DST/B4/DT.04.03/2026 tanggal 18 Mei 2026 disebutkan bahwa terdapat 59 proposal yang dinyatakan lolos sebagai penerima hibah Program KILAB Tahun 2026 setelah melalui proses seleksi administrasi dan substansi. Pada program hibah tahun ini, Yoga Dwi Prabowo mengusung inovasi bertajuk “Tactile Diffraction Experiment (TDE): Inovasi KIT Praktikum Kisi Difraksi Aksesibel bagi Tuna Netra” dalam skema Karya Inovasi Baru.
Inovasi yang dikembangkan berfokus pada pengembangan kit praktikum fisika yang ramah bagi mahasiswa tuna netra, khususnya pada materi kisi difraksi. Melalui pendekatan tactile atau berbasis sentuhan, alat ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas pembelajaran praktikum fisika sehingga lebih inklusif dan memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh mahasiswa.
Prestasi ini menjadi semakin istimewa karena tahun 2026 merupakan kali ketiga Yoga Dwi Prabowo berhasil memperoleh hibah inovasi dari Direktorat Sumber Daya Kemendikti Saintek. Selain itu, Yoga juga menjadi satu-satunya laboran dari UAD yang berhasil lolos pendanaan dari total enam proposal yang diusulkan universitas pada program KILAB tahun ini.
Keberhasilan ini menunjukkan komitmen laboratorium di Program Studi Pendidikan Fisika UAD dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berbasis kebutuhan peserta didik. Inovasi yang dikembangkan tidak hanya mendukung penguatan kualitas praktikum, tetapi juga sejalan dengan semangat pendidikan yang memberikan akses belajar bagi semua kalangan.
Program Studi Pendidikan Fisika UAD menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi pembelajaran serta penguatan kualitas laboratorium pendidikan di Indonesia.

