Mobile Physics Laboratory Hadir di SMP Ibnul Qoyyim, Kenalkan Fisika melalui Praktikum yang Menyenangkan
Yogyakarta – Setelah sebelumnya menyambangi SMA Ibnul Qoyyim pada 4 Agustus 2026, program Mobile Physics Laboratory dari Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali hadir di lingkungan PP Ibnul Qoyyim Putra Yogyakarta. Kali ini, kegiatan menyasar murid SMP Ibnul Qoyyim pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kehadiran Mobile Physics Laboratory menjadi upaya Program Studi Pendidikan Fisika UAD untuk menghadirkan pengalaman belajar fisika yang menyenangkan, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, murid diajak mengenal konsep fisika melalui Fun Physics, yaitu pembelajaran fisika yang dikemas melalui praktikum sederhana, demonstrasi menarik, dan eksplorasi berbagai fenomena fisis yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini membuat fisika tidak hanya dipandang sebagai kumpulan rumus, tetapi sebagai ilmu yang dapat diamati dan ditemukan di sekitar. Berbagai fenomena menarik diperagakan untuk memancing rasa ingin tahu murid. Salah satunya adalah demonstrasi plastik berisi air yang tidak pecah ketika ditusuk menggunakan pensil. Fenomena lainnya adalah lilin yang dapat menyemburkan api ketika disemprot menggunakan penyemprot serangga. Fenomena-fenomena tersebut menjadi pintu masuk untuk mengajak murid bertanya, mengamati, dan mencari penjelasan ilmiah di balik kejadian yang mereka temui.
Melalui demonstrasi dan eksperimen tersebut, murid diajak untuk tidak hanya melihat fenomena, tetapi juga berpikir tentang mengapa fenomena tersebut dapat terjadi. Dosen dan mahasiswa Pendidikan Fisika UAD mendampingi murid dalam mengamati percobaan, mengajukan pertanyaan, serta menghubungkan fenomena yang diamati dengan konsep-konsep fisika. Selain Fun Physics, murid juga mendapatkan pengenalan mengenai dasar-dasar penggunaan alat ukur fisika. Mereka diperkenalkan dengan berbagai alat ukur dan cara penggunaannya secara tepat. Kegiatan ini memberikan pengalaman bagi murid untuk melakukan pengukuran, membaca hasil pengukuran, serta memahami pentingnya ketelitian dalam kegiatan eksperimen.
Antusiasme murid terlihat selama kegiatan berlangsung. Berbagai fenomena yang tidak biasa mereka temui dalam pembelajaran sehari-hari mampu memunculkan rasa penasaran dan mendorong murid untuk aktif bertanya. Suasana pembelajaran pun berlangsung lebih interaktif karena murid dapat melihat secara langsung bagaimana konsep fisika bekerja melalui percobaan.
Kegiatan di SMP Ibnul Qoyyim ini merupakan bagian dari implementasi program Mobile Physics Laboratory. Program ini dirancang untuk membawa peralatan dan pengalaman praktikum fisika secara langsung ke sekolah, sehingga pembelajaran eksperimen dapat tetap dilakukan meskipun sekolah memiliki keterbatasan fasilitas laboratorium. Program Studi Pendidikan Fisika UAD memandang bahwa pengalaman bereksperimen sejak jenjang sekolah menjadi bagian penting dalam membangun ketertarikan terhadap sains. Melalui kegiatan yang menyenangkan dan kontekstual, murid diharapkan tidak lagi memandang fisika sebagai pelajaran yang sulit, tetapi sebagai ilmu yang menarik karena dapat menjelaskan berbagai fenomena di sekitar mereka.
Ke depan, Program Studi Pendidikan Fisika UAD berkomitmen untuk terus mengembangkan Mobile Physics Laboratory sebagai program pengabdian dan inovasi pembelajaran yang dapat menjangkau lebih banyak sekolah. Dengan membawa laboratorium lebih dekat kepada murid, Pendidikan Fisika UAD ingin menghadirkan pengalaman belajar fisika yang fun, nyata, dan bermakna, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu serta kecintaan generasi muda terhadap sains.

Yogyakarta – Menjadi lulusan Pendidikan Fisika tidak selalu berarti harus berkarier sebagai guru. Hal tersebut dibuktikan oleh Fuid Setyadi, alumni Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), yang kini sukses menekuni dunia usaha kuliner melalui Sate Kambing dan Kelinci Mas Fuid.
Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersiap menjalani Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 1 dan PLP 2 sebagai bagian dari proses pembentukan kompetensi calon pendidik. Kegiatan PLP menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung dunia persekolahan sekaligus mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan.
Magelang – Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti kegiatan Leadership Recharging #4 yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD pada 3–4 Agustus 2026 di Pondok Tingal, Magelang. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan struktural FKIP, mulai dari dekan, wakil dekan, ketua program studi, sekretaris program studi, kepala laboratorium, PSMF, hingga ketua tim kerja fakultas.
Yogyakarta – Dosen Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ariati Dina Puspitasari, M.Pd., menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Pembelajaran Abad 21 yang diselenggarakan oleh SD Unggulan Muhammadiyah Kretek, Yogyakarta, pada Jumat, 24 Juli 2026. Workshop ini diikuti oleh seluruh Bapak dan Ibu guru SD Unggulan Muhammadiyah Kretek sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi pendidik dalam menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan pendidikan masa kini.