Posts
Pendidikan Fisika UAD Jalin Kemitraan dengan MA PP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Tegal dan SMA MBS Zamzam Cilongok
/in Warta Prodi /by pfis_uad
Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan kunjungan silaturahmi ke MA PP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Tegal dan SMA MBS Zamzam Cilongok pada 22 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya program studi dalam memperkuat kemitraan sekolah, khususnya dalam pengembangan pembelajaran fisika di tingkat sekolah menengah.
Rombongan Pendidikan Fisika UAD terdiri atas ketua program studi, sekretaris program studi, dan laboran. Kehadiran tim disambut langsung oleh kepala sekolah beserta jajaran guru di masing-masing sekolah. Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog. Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari pengembangan pembelajaran fisika, berbagi praktik baik dalam kegiatan laboratorium, hingga peluang kolaborasi akademik antara sekolah dan perguruan tinggi.
Ketua Program Studi Pendidikan Fisika UAD, Eko Nursulistiyo, M.Pd., menyampaikan bahwa silaturahmi ini tidak sekadar kunjungan formal, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan. “Sekolah dan perguruan tinggi perlu saling terhubung agar pengembangan pembelajaran fisika dapat berjalan lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak juga membicarakan berbagai kemungkinan program kolaboratif yang dapat ditindaklanjuti pada tahun berikutnya. Beberapa inisiasi kerja sama mulai dirancang, di antaranya pendampingan pembelajaran fisika, penguatan praktikum laboratorium, kegiatan akademik bersama, hingga peluang pengembangan kompetensi guru dan siswa.
Pihak sekolah menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap komunikasi serta kolaborasi dengan Pendidikan Fisika UAD dapat terus berlanjut. Selain mempererat hubungan kelembagaan, kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran fisika yang lebih bermakna, kontekstual, dan menarik bagi siswa di sekolah.
Dua Dosen Pendidikan Fisika UAD Terima SK Guru Besar
/in Warta Prodi /by pfis_uad
Yogyakarta — Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mencatatkan capaian akademik membanggakan. Dua dosen Pendidikan Fisika resmi menerima Surat Keputusan (SK) Guru Besar, yakni Prof. Dr. Ishafit, M.Si. dan Prof. Dr. Dian Artha Kusumaningtyas, M.Pd.Si.
Penyerahan SK Guru Besar dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, dan diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Styabudi Indartono, Ph.D. Acara ini menjadi tanda kontribusi akademik dosen UAD dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang pendidikan fisika.
Prof. Dr. Ishafit, M.Si. dikukuhkan sebagai Guru Besar dengan ranting ilmu Pembelajaran Fisika Berbasis Laboratorium dan ICT. Sementara itu, Prof. Dr. Dian Artha Kusumaningtyas, M.Pd.Si. memperoleh gelar Guru Besar dengan ranting ilmu Evaluasi Pembelajaran Fisika. Keduanya dikenal aktif dalam riset, publikasi ilmiah, serta pengembangan inovasi pembelajaran fisika di tingkat nasional.
Dalam sambutannya, mewakili para Guru Besar yang menerima SK, Prof. Dr. Ishafit, M.Si. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada universitas, fakultas, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses akademiknya. Ia menuturkan bahwa capaian Guru Besar merupakan panggilan hati untuk terus berkontribusi secara ikhlas dalam pengembangan ilmu dan pendidikan.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia UAD, Dr. Norma Sari, M.Hum., menyampaikan bahwa capaian Guru Besar bukan hanya prestasi personal, tetapi juga amanah keilmuan. Ia menegaskan bahwa para Guru Besar UAD diharapkan terus meneguhkan integritas akademik sebagai manifestasi nilai Islam Berkemajuan dalam tridarma perguruan tinggi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Styabudi Indartono, Ph.D., memberikan apresiasi kepada UAD atas capaian Guru Besar yang dinilai selaras dengan target pengembangan sumber daya dosen. Ia menyampaikan bahwa salah satu tugas Guru Besar adalah melahirkan Guru Besar baru, sehingga keberlanjutan mutu akademik perguruan tinggi dapat terus terjaga.
Dengan bertambahnya dua Guru Besar ini, Program Studi Pendidikan Fisika UAD diharapkan semakin memperkuat peran akademiknya dalam mencetak pendidik dan peneliti fisika yang unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Program Studi Pendidikan Fisika Raih Tiga Penghargaan dalam Andalan Awards 2026
/in Prestasi, Warta Prodi /by pfis_uad
Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memperoleh pencapaian dalam ajang Anugerah Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (Andalan Awards) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 5 Februari 2026. Pada ajang tersebut, Pendidikan Fisika meraih tiga penghargaan, hal ini sebagai bukti komitmen dalam pengembangan prestasi mahasiswa dan mutu pembinaan akademik.
Penghargaan pertama diraih sebagai Program Studi Terbaik dalam Keterlibatan Seminar dan Pelatihan Bimawa (Klaster 3 – Terbaik Kedua). Penghargaan ini diberikan atas partisipasi aktif mahasiswa Pendidikan Fisika dalam berbagai seminar, pelatihan, dan kegiatan pengembangan yang diselenggarakan oleh Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD. Capaian ini menunjukkan budaya akademik yang baik serta dukungan prodi dalam mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi diri.
Prestasi kedua datang dari ajang nasional, yakni Capaian Prestasi Kemendiktisaintek ONMIPA Juara 1 yang diraih oleh Nayla Arziki Ramadani Yuva. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi prodi, karena ONMIPA (Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) merupakan kompetisi bergengsi tingkat nasional yang mempertemukan mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Tidak hanya mahasiswa, dedikasi dosen dalam membimbing mahasiswa berprestasi juga mendapat apresiasi. R. Oktova, Ph.D. berhasil meraih penghargaan sebagai Dosen Pembimbing Kompetisi Kemendiktisaintek Juara 2. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas peran aktif dan komitmen beliau dalam mendampingi mahasiswa hingga mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional.
Ketua Program Studi Pendidikan Fisika menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini. “Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan, yang terus berkomitmen membangun budaya prestasi dan keunggulan akademik. Semoga capaian ini semakin memotivasi untuk terus berkontribusi dan mengharumkan nama universitas di tingkat nasional maupun internasional.”
Keberhasilan dalam Andalan Awards 2026 ini semakin menegaskan posisi Program Studi Pendidikan Fisika UAD sebagai prodi yang unggul dalam pembinaan kemahasiswaan, kompetisi akademik, serta pendampingan prestasi. Ke depan, prodi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing mahasiswa agar siap berprestasi dan berkontribusi secara luas di berbagai bidang.
Laboran Pendidikan Fisika UAD Masuk 9 Karya Terbaik KILAB 2025
/in Prestasi, Warta Prodi /by pfis_uad
Jakarta — Kabar membanggakan datang dari Laboratorium Teknologi Pembelajaran Sains, Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Laboran Prodi Pendidikan Fisika, Yoga Dwi Prabowo, berhasil menembus 9 karya terbaik dalam ajang Karya Inovasi Laboran (KILAB) 2025, sebuah kompetisi nasional yang digelar untuk mendorong kreativitas dan inovasi laboran.
Kesembilan karya terbaik tersebut dipresentasikan dalam kegiatan Diseminasi Nasional Karya Inovasi Laboran 2025 yang berlangsung di Jakarta, 4–6 Desember 2025. Dalam forum nasional tersebut, para laboran dari berbagai perguruan tinggi berkesempatan memamerkan inovasi terbaik mereka, sekaligus berdiskusi untuk memperkuat kontribusi laboratorium terhadap dunia pendidikan.
Yoga mengusung inovasi bertajuk Silent Wave Laboratory (SWL), yaitu perangkat praktikum fisika khususnya pada materi bunyi yang dirancang untuk siswa atau mahasiswa dengan disabilitas rungu.
Materi bunyi merupakan bagian fundamental dalam pembelajaran fisika, sementara praktikum menjadi metode penting untuk memahami konsep-konsep ilmiah secara konkret. Namun, hingga saat ini, pelaksanaan praktikum bunyi bagi mahasiswa dengan disabilitas rungu masih menjadi tantangan besar. Keterbatasan akses dan alat yang tidak inklusif membuat pembelajaran praktikum menjadi kurang optimal bagi mereka.
Inovasi Silent Wave Laboratory (SWL) hadir sebagai solusi. Perangkat ini mampu memvisualisasikan bunyi dalam bentuk gelombang, sehingga mahasiswa dengan disabilitas rungu dapat mengamati fenomena akustik melalui tampilan visual. Dengan demikian, konsep bunyi yang sebelumnya sulit dipahami tanpa persepsi pendengaran kini dapat dipelajari secara setara.
“Tujuan utama inovasi ini adalah membuka akses pembelajaran fisika yang lebih inklusif. Mahasiswa dengan disabilitas rungu berhak mendapatkan pengalaman praktikum yang sama, dan SWL diharapkan mampu mewujudkan pendidikan yang benar-benar untuk semua,” ujar Yoga dalam sesi presentasi.
Inovasi SWL tidak hanya memberikan kesempatan belajar yang lebih adil dan manusiawi, tetapi juga memperkuat komitmen UAD dalam mengembangkan pembelajaran sains yang inklusif dan adaptif. Keberhasilan Yoga masuk daftar 9 karya terbaik KILAB 2025 menjadi bukti bahwa laboran juga memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui inovasi berbasis laboratorium.
Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi sivitas akademika UAD untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan sains di Indonesia.

Universitas Ahmad Dahlan – Kampus 4
Jl. Ahmad Yani (Ringroad Selatan) Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Faximille : 0274-564604
Email : prodi[at]pfis.uad.ac.id
Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan
banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa
Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan
Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
P. Fisika – 0813-2998-7850
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960

Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan sosialisasi program studi di Pondok Pesantren Almatera Al Mu’min Muhammadiyah Temanggung pada 25 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengenalan dunia perguruan tinggi sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara pesantren dan UAD.