Pelatihan AI dan Joyful Learning di PPTQ Abi-Ummi Boyolali
Boyolali – Rabu, 15 Juli 2026, Dosen Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi narasumber dalam pelatihan bagi guru-guru SMPTQ dan SMATQ PPTQ Abi-Ummi Boyolali sebagai bagian dari persiapan menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan ini diikuti oleh guru SMPTQ dan SMATQ Abi-Ummi dengan tujuan meningkatkan kesiapan pendidik dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih efektif dan menyenangkan.
Dalam sambutannya, Kepala SMPTQ Abi-Ummi sekaligus Ketua Panitia, Ust. Ali Muzakki, S.Pd., menegaskan pentingnya kesiapan guru sebelum memasuki tahun ajaran baru. “Tidak hanya murid yang sedang mempersiapkan diri untuk pembelajaran pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Kita sebagai guru juga harus mempersiapkan diri agar terjadi keseimbangan. Ketika peserta didik siap belajar, guru pun harus siap memberikan pembelajaran yang berkualitas dan sesuai dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.
Sesi pertama disampaikan oleh Bapak Eko Nursulistiyo, M.Pd. dengan materi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran. Pada kesempatan tersebut, peserta dikenalkan dengan berbagai pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung tugas profesional guru, mulai dari menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), mengembangkan bahan ajar, membuat media pembelajaran yang menarik, menyusun materi pembelajaran, hingga merancang instrumen evaluasi secara lebih efektif dan efisien. Melalui demonstrasi dan praktik langsung, peserta memperoleh pengalaman menggunakan berbagai platform AI sebagai mitra dalam merancang pembelajaran. Meskipun demikian, Bapak Eko menekankan bahwa AI merupakan alat bantu yang tetap memerlukan kreativitas, pertimbangan pedagogis, dan sentuhan profesional dari guru.
Sesi berikutnya menghadirkan Bapak Hermanto, M.Hum. yang membawakan materi tentang Joyful Learning. Dalam pemaparannya, Bapak Hermanto mengajak para guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih hidup, interaktif, dan menyenangkan sehingga peserta didik merasa nyaman, aktif, dan termotivasi selama mengikuti proses belajar. Berbagai strategi pembelajaran yang melibatkan interaksi, permainan edukatif, komunikasi yang positif, serta pengelolaan kelas yang humanis menjadi bagian dari materi yang dipraktikkan bersama peserta. Suasana pelatihan pun berlangsung dinamis dengan diskusi, simulasi, dan berbagi pengalaman antarguru.
Kegiatan ini mendapat sambutan yang baik dari para peserta. Selain memperoleh wawasan baru mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan, para guru juga mendapatkan inspirasi untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, kreatif, dan berpusat pada peserta didik. Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan terus memperkuat perannya sebagai mitra sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi pendidikan dan inovasi pembelajaran. Diharapkan hasil pelatihan ini dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di SMPTQ dan SMATQ PPTQ Abi-Ummi Boyolali sehingga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan teknologi sekaligus menyenangkan bagi peserta didik.

