Tak Cuma Jago Fisika, Mahasiswa Pendidikan Fisika UAD Juga Belajar Merakit Komputer hingga Membangun Jaringan LAN
Yogyakarta – Siapa bilang mahasiswa Pendidikan Fisika hanya berkutat dengan rumus, eksperimen, dan perhitungan? Di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mahasiswa juga dibekali keterampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Melalui mata kuliah Literasi TIK, mahasiswa diajak mengenal lebih dekat teknologi komputer, mulai dari merakit perangkat keras, menginstal sistem operasi, hingga membangun jaringan komputer sederhana. Kegiatan pembelajaran ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam menggunakan dan mengelola perangkat teknologi. Menariknya, mahasiswa tidak sekadar belajar mengoperasikan komputer, tetapi juga memahami bagaimana komputer bekerja dari dalam.
Dari Mengenal Hardware hingga Merakit Komputer Sendiri
Praktik diawali dengan pengenalan berbagai komponen perangkat keras (hardware) komputer, seperti motherboard, prosesor, RAM, media penyimpanan, dan power supply. Mahasiswa mempelajari fungsi masing-masing komponen serta bagaimana perangkat tersebut saling terhubung membentuk sebuah sistem komputer. Setelah mengenal komponen-komponen tersebut, mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan praktik perakitan komputer. Pada tahap ini, mahasiswa belajar memasang dan menghubungkan perangkat keras sesuai dengan fungsi dan prosedur yang benar.
Tidak berhenti sampai di situ, mahasiswa juga berlatih melakukan instalasi sistem operasi (Operating System/OS) serta berbagai perangkat lunak pendukung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai proses menyiapkan komputer agar dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran maupun kebutuhan lainnya.
Naik Level! Belajar Crimping Kabel hingga Setting Jaringan LAN
Setelah memahami perangkat komputer, mahasiswa diajak naik level dengan mempelajari dasar-dasar jaringan komputer. Salah satu kegiatan praktiknya adalah membuat kabel jaringan menggunakan konektor RJ45 melalui teknik crimping. Mahasiswa mempelajari cara menyusun kabel, memasang konektor, serta memahami fungsi kabel tersebut dalam menghubungkan perangkat komputer.
Selanjutnya, mahasiswa berlatih melakukan konfigurasi jaringan lokal atau Local Area Network (LAN). Praktik ini memberikan pengalaman mengenai bagaimana beberapa komputer dapat saling terhubung dan berkomunikasi dalam sebuah jaringan sederhana. Keterampilan tersebut menjadi bekal penting, terutama ketika mahasiswa nantinya berhadapan dengan penggunaan teknologi di lingkungan sekolah, seperti pengelolaan laboratorium komputer, perangkat pembelajaran digital, dan infrastruktur jaringan sederhana.
Calon Guru Fisika Juga Harus Melek Teknologi
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi pendidikan, kompetensi seorang calon guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran. Kemampuan memanfaatkan, memahami, dan mengelola teknologi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembelajaran yang efektif. Melalui mata kuliah Literasi TIK, Program Studi Pendidikan Fisika UAD berupaya membekali mahasiswa dengan keterampilan teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan.
Harapannya, lulusan Pendidikan Fisika UAD tidak hanya kompeten dalam mengajarkan konsep-konsep fisika, tetapi juga memiliki literasi digital yang baik, mampu mengintegrasikan TIK dalam pembelajaran, serta mempunyai keterampilan dasar untuk membantu pengelolaan laboratorium komputer di sekolah.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa belajar di Pendidikan Fisika tidak melulu tentang memahami hukum Newton, menghitung energi, atau melakukan eksperimen di laboratorium fisika. Ada banyak keterampilan lain yang juga dipelajari untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan pendidikan modern.
Karena calon guru fisika masa depan bukan hanya harus paham sains, tetapi juga siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

