SMPTQ Abi-Ummi Boyolali Jajaki Program Kerja Sama dengan Pendidikan Fisika UAD
Yogyakarta, 5 Juni 2026 – Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan silaturahmi dari SMPTQ Abi-Ummi Boyolali pada Jumat (5/6/2026). Kunjungan tersebut dihadiri oleh Kepala SMPTQ Abi-Ummi Boyolali, Ali Muzakki, S.Pd., bersama Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum. Kedatangan rombongan disambut oleh Ketua Program Studi Pendidikan Fisika UAD, Kepala Laboratorium, serta sejumlah dosen Pendidikan Fisika UAD. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, terlebih karena Kepala SMPTQ Abi-Ummi Boyolali merupakan salah satu alumni Pendidikan Fisika UAD yang kini berkiprah sebagai pemimpin lembaga pendidikan.
Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Program Studi Pendidikan Fisika UAD dengan sekolah mitra sekaligus membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Dalam diskusi, kedua lembaga membahas beberapa program yang direncanakan akan dilaksanakan bersama pada tahun 2026. Salah satu program yang menjadi fokus pembahasan adalah pelatihan pengembangan media pembelajaran bagi guru, yang bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik dalam merancang dan memanfaatkan media pembelajaran yang inovatif dan berbasis teknologi. Selain itu, dibahas pula rencana pelaksanaan Achievement Motivation Training (AMT) bagi siswa kelas IX sebagai upaya mempersiapkan peserta didik menghadapi jenjang pendidikan berikutnya dengan motivasi dan kepercayaan diri yang lebih baik.
Ketua Program Studi Pendidikan Fisika UAD menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif kerja sama yang dibangun oleh SMPTQ Abi-Ummi Boyolali. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi salah satu langkah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, baik bagi guru maupun peserta didik. Sementara itu, Ali Muzakki mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi. Sebagai alumni Pendidikan Fisika UAD, ia berharap kerja sama yang terjalin dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kompetensi guru dan siswa di SMPTQ Abi-Ummi Boyolali.
Program-program yang telah dibahas tersebut direncanakan akan mulai direalisasikan pada Juli 2026. Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun hubungan yang semakin erat antara Pendidikan Fisika UAD dan SMPTQ Abi-Ummi Boyolali dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul.

Yogyakarta – Kabar datang dari Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Mahasiswa Pendidikan Fisika, Nayla Arziki Ramadhani Yuva atau yang akrab disapa Yuva, berhasil lolos seleksi ONMIPA 2026 tingkat wilayah dan berhak melaju ke tingkat nasional sebagai perwakilan LLDIKTI Wilayah V pada bidang Fisika. Yuva menjadi satu-satunya mahasiswa dari perguruan tinggi swasta yang berhasil lolos mewakili LLDIKTI Wilayah V pada bidang tersebut. Sebelumnya, pada ONMIPA 2025, Yuva juga mewakili LLDIKTI Wilayah V dan berhasil meraih medali perak.
Laboran Pendidikan Fisika UAD berhasil meraih pendanaan Program Karya Inovasi Laboran (KILab) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Adalah Yoga Dwi Prabowo, M.Pd., laboran Laboratorium Teknologi Pembelajaran Sains (LTPS), dengan timnya Khoirudin Wisnu Mahendra, laboran Laboratorium Dasar Elektro, Riset, Telekomunikasi, dan Frekuensi Tinggi.
Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan sharing session bertajuk Unlock Your Potential pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Fisika Sekolah tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa Pendidikan Fisika UAD.
Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan sosialisasi program studi di Pondok Pesantren Almatera Al Mu’min Muhammadiyah Temanggung pada 25 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengenalan dunia perguruan tinggi sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara pesantren dan UAD.