Akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika UAD oleh AQAS
Yogyakarta, 15 Oktober 2024 – Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan asesmen lapangan dalam rangka akreditasi internasional oleh lembaga Agency for Quality Assurance (AQAS). Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 Oktober 2024 di kampus UAD.
Asesmen lapangan ini merupakan tahap penting dalam proses akreditasi, di mana tim expert dari AQAS melakukan evaluasi secara langsung terhadap program studi yang diakreditasi. Evaluasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk kurikulum, metode pengajaran, fasilitas, serta pencapaian mahasiswa dan dosen. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan wawancara dengan mahasiswa, alumni, dosen, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kualitas program studi.
Rektor UAD, Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan harapannya agar proses asesmen ini dapat berjalan dengan lancar dan membawa hasil yang terbaik bagi Program Studi Pendidikan Fisika UAD.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, Dr. Eko Nursulistiyo, M.Pd. menambahkan bahwa persiapan untuk asesmen ini telah dilakukan dengan matang. “Kami telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari melengkapi dokumen pendukung, hingga mengadakan simulasi wawancara agar tim kami siap dalam menghadapi proses asesmen. Kami optimis bahwa Program Studi Pendidikan Fisika UAD dapat memenuhi standar yang ditetapkan oleh AQAS,” jelasnya.
Akreditasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Program Studi Pendidikan Fisika UAD di tingkat internasional, serta memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai universitas di luar negeri. Dengan akreditasi internasional ini, lulusan diharapkan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar kerja global.
Proses akreditasi ini menjadi langkah bagi UAD dalam upayanya untuk mencapai visi sebagai universitas yang berdaya saing internasional. Hasil dari akreditasi ini akan diumumkan beberapa bulan setelah proses evaluasi selesai, dan diharapkan akan membawa kabar baik bagi seluruh civitas akademika UAD.
Dengan pelaksanaan akreditasi ini, UAD, khususnya Program Studi Pendidikan Fisika menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, dan berharap agar akreditasi ini dapat membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa serta dosen dalam berkiprah di tingkat global.

Yogyakarta, 5 Juni 2024 – Ariati Dina Puspitasari, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Fisika di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), ditunjuk sebagai Amirul Hajj untuk tahun 2024. Selain aktif di bidang akademis, Ibu Ariati juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, sebuah organisasi otonom Muhammadiyah.
Yogyakarta, 1 Juni 2024 – Sebanyak enam tim penelitian dari Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih pendanaan dalam Program Penelitian Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Yogyakarta, 31 Mei 2024 – Dr. Ishafit, M.Si., dosen Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), tampil sebagai narasumber dalam Seminar Nasional Teknologi, Kearifan Lokal, dan Pendidikan Transformatif (SNTEKAD #1). Seminar yang digelar secara online pada 30 Mei 2024 ini mengangkat tema “Transformasi Pendidikan Melalui Teknologi: Menggali Kearifan Lokal untuk Masa Depan yang Lebih Baik” dan diikuti oleh lebih dari 200 peserta.
Yogyakarta, 31 Mei 2024 – Suci Nengtyas, mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menjadi salah satu peserta dalam Training of Teacher (TOT) The Korean School Safety Programme (KSSP) yang diselenggarakan di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh NDRR Office for Northeast Asia and Global Education and Training Institute for Disaster Risk Reduction (UNDRR ONEA & GETI) bekerja sama dengan Ministry of the Interior and Safety of the Republic of Korea (MOIS), Incheon Metropolitan City, dan Citizen’s Coalition for Safety (CCS), serta didukung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta.