Semester Ganjil 2026/2027 Dimulai, Saatnya Tumbuh dan Berproses Bersama Pendidikan Fisika UAD
/in Informasi, Warta Prodi /by pfis_uad
Yogyakarta — Berdasarkan kalender akademik, semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027 resmi memasuki masa perkuliahan pada 21 September hingga 6 November 2026. Bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), periode ini menjadi awal dari rangkaian proses pembelajaran, pengembangan kompetensi, dan berbagai pengalaman akademik yang akan dijalani selama semester berlangsung.
Memasuki semester baru, mahasiswa perlu mempersiapkan diri dengan baik. Perkuliahan bukan hanya tentang hadir di kelas dan menyelesaikan tugas, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa membangun kebiasaan belajar, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berdiskusi, bekerja sama, serta menghubungkan konsep-konsep fisika dengan berbagai persoalan dalam kehidupan dan pendidikan. Persiapkan diri sejak awal. Pastikan jadwal perkuliahan telah dipahami, kebutuhan pembelajaran telah disiapkan, serta berbagai informasi akademik yang terdapat pada Portal Akademik telah diperiksa. Jangan menunggu perkuliahan berjalan terlalu jauh untuk mulai beradaptasi. Kedisiplinan sejak awal semester akan membantu mahasiswa mengikuti proses pembelajaran dengan lebih terarah.
Bagi mahasiswa baru, semester ini menjadi kesempatan untuk mulai mengenal ritme kehidupan sebagai mahasiswa. Tidak perlu terburu-buru untuk menguasai semuanya. Nikmati prosesnya, berani bertanya, aktif berdiskusi, dan jangan ragu untuk meminta bantuan ketika menemui kesulitan. Sementara bagi mahasiswa tingkat atas, semester baru dapat menjadi momentum untuk kembali mengevaluasi perjalanan akademik. Apa yang sudah dicapai pada semester sebelumnya? Apa yang masih perlu diperbaiki? Kebiasaan belajar apa yang perlu ditingkatkan? Evaluasi sederhana tersebut dapat menjadi langkah untuk menjalani semester dengan lebih baik.
Selain fokus pada perkuliahan, mahasiswa juga dapat memanfaatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan diri melalui organisasi, kegiatan kemahasiswaan, penelitian, kompetisi, pengabdian, maupun aktivitas akademik lainnya. Pengalaman di luar kelas dapat menjadi bagian penting dalam membangun keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, dan kerja sama.
Perjalanan satu semester mungkin tidak selalu mudah. Akan ada materi yang terasa sulit, tugas yang menumpuk, jadwal yang padat, atau target yang belum tercapai. Namun, setiap tantangan merupakan bagian dari proses belajar. Jangan takut mengalami kesulitan dan jangan mudah menyerah. Ketika menemui kendala, segera cari solusi, berdiskusi dengan teman, dan manfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi dengan dosen.
Program Studi Pendidikan Fisika UAD mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan semester ganjil 2026/2027 sebagai kesempatan untuk belajar lebih serius, hadir lebih aktif, berproses dengan konsisten, dan berani mencoba hal-hal baru. “Semester baru, semangat baru. Siapkan diri, nikmati prosesnya, dan terus bertumbuh menjadi calon pendidik fisika yang kompeten, inovatif, dan siap memberikan manfaat.”
Selamat menjalani perkuliahan semester ganjil 2026/2027. Tetap semangat, jaga kesehatan, disiplin mengatur waktu, dan jangan lupa menikmati setiap prosesnya. Karena setiap perkuliahan, tugas, diskusi, praktikum, dan pengalaman yang dijalani hari ini adalah bagian dari perjalanan menuju masa depan yang ingin diraih.

Yogyakarta – Ada yang berbeda dalam pertemuan internal Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Senin, 7 September 2026. Alih-alih berlangsung dalam format rapat formal, seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) Pendidikan Fisika berkumpul dalam suasana santai melalui kegiatan “Bincang Prodi” yang diselenggarakan di Ruang Dosen Program Studi Pendidikan Fisika. Kegiatan dikemas dengan konsep lesehan dan dilengkapi berbagai kudapan. Suasananya dibuat menyerupai obrolan santai antar rekan, tanpa sekat formalitas rapat. Namun, di balik suasana yang cair tersebut, berbagai topik strategis terkait pengembangan Program Studi Pendidikan Fisika menjadi bahan pembicaraan.
Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Lokakarya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sebagai bagian dari persiapan menghadapi re-akreditasi program studi pada tahun 2027. Kegiatan ini menjadi langkah Program Studi Pendidikan Fisika UAD untuk memastikan pemenuhan berbagai persyaratan akreditasi, khususnya Syarat Perlu Unggul pada Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPSK) LAMDIK 3.0.
Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti Lokakarya Penyusunan Rencana Operasional (RENOP) Tahun 2026/2027 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas (BPPU) UAD. Kegiatan ini melibatkan fakultas, program studi, dan berbagai unit di lingkungan UAD sebagai bagian dari upaya menyusun perencanaan operasional yang terarah dan selaras dengan sasaran strategis universitas. Hadir dalam kegiatan ini Kaprodi dan Sekprodi Program Studi Pendidikan Fisika UAD. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari proses penguatan perencanaan program kerja prodi untuk periode akademik 2026/2027. Lokakarya penyusunan RENOP bertujuan memberikan pemahaman dan penyamaan persepsi kepada seluruh unit kerja mengenai mekanisme penyusunan program dan target kinerja. Melalui kegiatan ini, setiap unit diharapkan mampu menerjemahkan arah strategis yang tercantum dalam Rencana Strategis (Renstra) UAD dan Renstra Fakultas ke dalam program kerja yang lebih operasional, terukur, dan realistis untuk dilaksanakan.
Yogyakarta – Empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menyelesaikan studi dengan tugas akhir berbasis publikasi ilmiah. Keempat mahasiswa tersebut adalah Wiranda, Mardiyah Zulfa, Elsarina Nur Izzati, dan Gress Faihah. Capaian ini menjadi salah satu wujud budaya akademik dan penelitian yang terus dikembangkan di lingkungan Program Studi Pendidikan Fisika UAD. Keempat mahasiswa tersebut berhasil memublikasikan hasil penelitian mereka pada jurnal ilmiah yang telah terakreditasi SINTA 3 dan SINTA 4. Hal ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan tahapan penelitian, mengolah hasil penelitian, menyusun artikel ilmiah, hingga mengikuti proses publikasi sesuai dengan standar akademik yang berlaku.