Pendidikan Fisika Tambah 2 Doktor Baru

Pendidikan Fisika pada tahun 2021 mencatatkan capaian membanggakan dengan menambah dua doktor baru. Beliau adalah Dr. Dian Artha Kusumaningtyas, M.Pd.Si. dan Dr. Ishafit, M.Si. Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, Eko Nursulistiyo, M.Pd. mengatakan, dengan capaian ini sumber daya manusia di UAD khususnya di Pendidikan Fisika akan semakin tangguh. Harapannya sumber daya manusia yang berkualitas akan menghasilkan lulusan yang semakin baik pula.
Eko juga mengucapkan terima kasih kepada Bidang SDM UAD yang telah bekerja keras mendorong dosen untuk naik jabatan akademik doktor. “Kami berharap pencapaian gelar doktor bisa memberikan dampak bagi peningkatan karya Bapak/Ibu sebagai dosen UAD,” jelasnya.
Universitas mempunyai target bahwa pada tahun 2022 ini 50% dosen telah bergelar doktor. Program percepatan doktor terus dipantau oleh Bidang SDM UAD agar target bisa segera terpenuhi. Selain program tersebut, UAD juga memiliki program percepatan lektor kepala dan guru besar. Beberapa doktor baru di tahun 2020 langsung masuk ke dalam program percepatan ini guru besar.
“Kami berharap para doktor baru UAD lebih kontributif terhadap lembaga, masyarakat, bangsa, dan negara. Kami juga mengandalkan para doktor untuk mengawal penelitian dan publikasi ilmiah di UAD. Harapannya kegiatan penelitian mencapai level 9, penelitian yang memiliki kontribusi signifikan bagi peningkatan perekonomian negara,” pungkasnya. (*tal)