Program Studi Pendidikan Fisika Raih Tiga Penghargaan dalam Andalan Awards 2026
Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memperoleh pencapaian dalam ajang Anugerah Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (Andalan Awards) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 5 Februari 2026. Pada ajang tersebut, Pendidikan Fisika meraih tiga penghargaan, hal ini sebagai bukti komitmen dalam pengembangan prestasi mahasiswa dan mutu pembinaan akademik.
Penghargaan pertama diraih sebagai Program Studi Terbaik dalam Keterlibatan Seminar dan Pelatihan Bimawa (Klaster 3 – Terbaik Kedua). Penghargaan ini diberikan atas partisipasi aktif mahasiswa Pendidikan Fisika dalam berbagai seminar, pelatihan, dan kegiatan pengembangan yang diselenggarakan oleh Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD. Capaian ini menunjukkan budaya akademik yang baik serta dukungan prodi dalam mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi diri.
Prestasi kedua datang dari ajang nasional, yakni Capaian Prestasi Kemendiktisaintek ONMIPA Juara 1 yang diraih oleh Nayla Arziki Ramadani Yuva. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi prodi, karena ONMIPA (Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) merupakan kompetisi bergengsi tingkat nasional yang mempertemukan mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Tidak hanya mahasiswa, dedikasi dosen dalam membimbing mahasiswa berprestasi juga mendapat apresiasi. R. Oktova, Ph.D. berhasil meraih penghargaan sebagai Dosen Pembimbing Kompetisi Kemendiktisaintek Juara 2. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas peran aktif dan komitmen beliau dalam mendampingi mahasiswa hingga mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional.
Ketua Program Studi Pendidikan Fisika menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini. “Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan, yang terus berkomitmen membangun budaya prestasi dan keunggulan akademik. Semoga capaian ini semakin memotivasi untuk terus berkontribusi dan mengharumkan nama universitas di tingkat nasional maupun internasional.”
Keberhasilan dalam Andalan Awards 2026 ini semakin menegaskan posisi Program Studi Pendidikan Fisika UAD sebagai prodi yang unggul dalam pembinaan kemahasiswaan, kompetisi akademik, serta pendampingan prestasi. Ke depan, prodi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing mahasiswa agar siap berprestasi dan berkontribusi secara luas di berbagai bidang.

Jakarta — Kabar membanggakan datang dari Laboratorium Teknologi Pembelajaran Sains, Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Laboran Prodi Pendidikan Fisika, Yoga Dwi Prabowo, berhasil menembus 9 karya terbaik dalam ajang Karya Inovasi Laboran (KILAB) 2025, sebuah kompetisi nasional yang digelar untuk mendorong kreativitas dan inovasi laboran.
Yogyakarta — Prestasi kembali ditorehkan Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika, Nayla Arziki Ramadani Yuva, berhasil meraih medali perak pada ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2025 untuk bidang Fisika. Capaian ini menjadi sejarah baru bagi UAD, sekaligus pertama kalinya Program Studi Pendidikan Fisika menembus podium nasional di kompetisi tersebut.
Yogyakarta, 10 Oktober 2025 — Prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Mahasiswa atas nama Nayla Arziki Ramadani Yuva, angkatan 2024, berhasil lolos seleksi tingkat wilayah dan akan mewakili LLDIKTI Wilayah V Daerah Istimewa Yogyakarta pada ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) Tahun 2025 di bidang Fisika.
Prestasi kembali diraih oleh Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Salah satu Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP), Yoga Dwi Prabowo, M.Pd., berhasil memperoleh pendanaan dalam Program Karya Inovasi Laboran (KILab) 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Sumber Daya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia.