Baku Mutu

Baku Mutu Profesi Keguruan (Pendidik Fisika)

Pendidik fisika adalah guru fisika yang mempunyai kompetensi dalam mengajar fisika, menggunakan berbagai macam teknologi pembelajaran fisika terbaru, mempunyai wawasan global, dan dijiwai nilai-nilai Islam. Kompetensi mengajar fisika ditandai dengan penguasaan konsep fisika, kemampuan dalam mengajarkan materi fisika, dan mampu mengevaluasi proses pembelajaran. Selain itu, lulusan Prodi pendidikan Fisika dibekali dengan berbagai macam teknologi pembelajaran fisika terbaru untuk mendukung kompetensi mengajarnya. Wawasan global yang dimaksud adalah pengetahuan dan skill untuk dapat masuk ke dunia internasional. Pendidik memiliki kemampuan dalam berkomunikasi dengan bahasa asing, memahami perkembangan keilmuan yang sedang berkembang di luar negeri, dan mampu mengikuti kegiatan ilmiah di tingkat internasional. Pendidik fisika harus mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi di dunia secara umum, mempunyai kemampuan berbahasa Inggris yang cukup untuk dapat berkomunikasi secara internasional, dan mampu mencari, mengakses dan mempelajari ilmu yang berkembang di dunia.
Aspek kepribadian sebagai seorang pendidik fisika didukung oleh Prodi Pendidikan Fisika dengan melaksanakan nilai-nilai Islam yang tercermin dalam aktivitas pendidik. Secara khusus hal ini tertuang dalam kompetensi lainya yang berorientasi pada Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah dan dalam tata nilai di capaian pembelajaran Pendidikan Fisika. Seluruh kesatuan kompetensi ini menuju ke guru yang memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.

Peneliti Bidang Pendidikan Fisika

Profil lulusan sebagai peneliti bidang pendidikan fisika adalah mampu menganalisis dan merumuskan masalah-masalah dalam bidang pendidikan fisika, mampu mencari dasar-dasar teori untuk memecahkan masalah tersebut, mampu membuat hipotesis atau pertanyaan penelitian berdasarkan teori-teori yang ada, mampu membuat dan menerapkan metode penelitian, melakukan proses pengambilan data, mampu menganalisis data penelitian untuk membuktikan teori atau menjawab pertanyaan penelitian, dan mampu menyimpulkan solusi masalah-masalah berdasarkan analisis data. Lulusan mampu menerapkan metode ilmiah dalam memecahkan masalah-masalah di tengah-tengah masyarakat dalam bidang pendidikan fisika tanpa melanggar nilai-nilai Islam. Sebagai contoh dalam penelitian tidak melanggar kode etik penelitian. Hasil dari kompetensi ini adalah lulusan mampu mengembangkan ilmu, menyelesaikan masalah-masalah yang ada di masyarakat dan atau mampu menghasilkan produk yang sesuai bidang ilmu berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Dalam proses ilmiah yang dilakukan tersebut lulusan harus mampu mencari landasan teori berdasarkan penelitian terbaru yang berkembang di dunia yang berasal dari publikasi-publikasi ilmiah internasional maupun lokal. Metode-metode pemecahan masalah baru, penerapan metode penelitian terbaru, dan penerapan metode analisis baru dapat muncul dari kompetensi ini. Lulusan mampu mengikuti publikasi hasil penelitian dalam berbagai seminar internasional atau dalam publikasi ilmiah internasional lainya yang sesuai dengan penelitianya. Hal ini sesuai dengan wawasan global yang merupakan visi Prodi Pendidikan Fisika. Unggul dalam teknologi pembelajaran fisika sebagai peneliti bidang pendidikan fisika akan terlihat pada kompetensi penerapan teknologi pembelajaran fisika terkini dalam proses pelaksanaan penelitian. Hal ini akan terlihat dalam proses analisis masalah awal, pencarian dasar teori, penyelesaian masalah dengan memanfaatkan alat-alat dan metode pembelajaran modern, proses analisis data dan pelaporanya, serta publikasinya.

Pengelola Laboratorium dan Lembaga Pendidikan

Kompetensi Pengelola laboratorium yang dimaksud adalah mampu merencanakan, menata, mengadministrasi, dan melakukan pengamanan, perawatan, dan pengawasan terhadap laboratorium. Pengelola laboratorium harus mempunyai wawasan mengenai alat-alat berbasis teknologi terbaru yang berkembang di dunia dan mempunyai sifat amanah dan bertanggung jawab. Seluruh kompetensi ini bertujuan agar pengelola dan pengguna dapat terlayani dengan baik, aktivitas di laboratorium dapat berjalan dengan baik, dan keberlanjutan fungsi laboratorium dapat terjamin. Kompetensi sebagai pengelola lembaga pendidikan yang dimaksud adalah mengetahui dan memahami peran kepala sekolah atau kepala lembaga pendidikan dalam dunia pendidikan. Dalam hal ini kompetensi tersebut adalah mampu berperan sebagai edukator, manager, administrator, supervisor, leader, innovator, motivator, dan entrepreneur yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam. Diharapkan dengan pengetahuan dan pemahaman tersebut mahasiswa lulusan dapat menjadi pengelola lembaga pendidikan berbasis Amal Usaha Muhammadiyah.

Pengembang perangkat laboratorium fisika dan konten pembelajaran fisika

Lulusan program studi ini juga cakap dalam mengembangkan perangkat untuk laboratorium fisi-ka dan mahir dalam membuat konten pembelajaran fisika. Pengembang perangkat laboratorium fisika yang dimaksud adalah mampu mengembangkan perangkat praktikum untuk pembelajaran fisika di laboratorium. Selain perangkat keras, mahasiswa juga mampu mengembangkan system akuisisi data berbasis TIK dan juga perangkat pengukuran berbasis internet (Internet of Think). Pengembang kon-ten pembelajaran fisika dalam hal ini adalah mahasiswa mahir mengembangkan multimedia pembela-jaran fisika (video, animasi, simulasi) dan juga mengembangkan aplikasi simulasi fisika/laboratorium virtual untuk pembelajaran fisika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *